top of page
  • Fitria Ramadhanti, Ns.

PERAN PERAWAT PELAKSANA


Perawat Pelaksana

Perawat adalah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu nurfix yang berarti merawat atau memelihara. Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 647/Menkes/SK/IV/2000 tentang registrasi dan praktik keperawatan RI No. 1239/Menkes/XI/2001, dijelaskan bahwa perawat ialah seseorang yang telah lulus dari Pendidikan perawat, baik di dalam maupun di luar negeri, yang sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku. Perawat merupakan suatu profesi yang sifat pekerjaannya selalu berada di dalam sutuasi yang berkaitan dan berhubungan dengan sesame manusia, terjadi suatu proses interaksi serta saling mempengaruhi dan dapat memberikan dampak terhadap tiap – tiap individu yang bersangkutan. Perawat juga merupakan suatu profesi yang memiliki fungsi autonomi yang didefinisikan sebagai fungsi professional keperawatan. Dimana, fungsi professional ini dapat membantu mengenali dan juga menemukan apa saja kebutuhan pasien yang bersifat urgent. Hal tersebut merupakan sebuah tanggung jawab perawat untuk dapat mengetahui kebutuhan pasien dan bantu untuk memenuhinya.

Perawat sendiri memiliki peran dan fungsinya sendiri. Peran perawat secara umum yaitu untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia. Tugas perawat dalam menjalankan perannya sebagai seorang pemberi asuhan keperawatan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tahapan dalam suatu proses keperawatan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Liliweri tahun 2002, peran merupakan sebuah tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang yang sesuai dengan posisi atau kedudukannya dalam suatu sistem.

Sumber lain menyatakan bahwa peran perawat adalah sebagai seorang pelaksana pelayanan keperawatan, pengelola pelayanan keperawatan dan institusi Pendidikan, sebagai pendidik dalam keperawatan, peneliti dan pengembangan ilmu keperawatan. Hal – hal tersebut dipengaruhi oleh keadaan social baik dari dalam maupun dari luar profesi keperawatan dan bersifat konstan. Adapun peran perawat menurut Lokakarya Nasional Keperawatan tahun 1996 adalah:


1. Peran perawat sebagai educator (pendidik)

Merupakan suatu dasar dari Health Education yang berhubungan dengan semua tahap kesehatan dan tingkat pencegaha. Selain itu juga perawat harus mampu memberikan Pendidikan kesehatan pada pasien dan kelaurga terkait pencegahan penyakit, pemulihan, Menyusun program Health Education serta perawat memberikan informasi tentang kesehatan.


2. Peran perawat sebagai Pengamat Kesehatan

Artinya adalah, perawat harus melaksanan pengawasan terhadap perubahan yang terjadi pada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat terkait dengan masalah kesehatan melalui kunjungan ke rumah, pertemuan, melakukan observasi dan pengumpulan data.


3. Peran perawat sebagai coordinator pelayanan kesehatan

Perawat bertugas untuk mengkoordinir seluruh kegiatan upaya pelayanan kesehatan masyarakat dalam lingkup rumah sakit, puskesmas, maupun tempat layanan kesehatan lainnya untuk mencapai tujuan kesehatan dengan bekerjasama dengan tim kesehatan lainnya.


4. Peran perawat sebagai Pembaharu

Perawat berperan sebagai innovator terhadap individu, keluarga, dan juga masyarakat dalam merubah perilaku serta pola hidup yang sangat berkaitan dengan pelaksanaan dan pemeliharaan kesehatan.


5. Peran perawat sebagai pengorganisis pelayanan kesehatan

Perawat berperan untuk memberikan motivasi atau dukungan untuk meningkatkan keikutsertaan individu, keluarga, dan kelompok dalam upaya pelayanan kesehatan.


6. Peran perawat sebagai role model

Merupakan suatu perilaku yang ditampilkan oleh perawat sehingga dapat dijadikan sebagai patuhan atau contoh bagi individu, keluarga, dan masyarakat maupun lingkungan dimana perawat tersebut berada.


7. Peran perawat sebagai fasilitator

Merupakan tempat bagi masyarakat untuk bertanya mengenai pencegahan masalah kesehatan, sehingga diharapkan perawat dapat memberikan solusi mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi.


8. Peran perawat sebagai pelaksanan (care giver)

Memberikan pelayanan kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok maupun masyarakat berupa asuhan keperawatan yang komprehensif yang meliputi pemberian asuhan keperawatan, memberikan bantuan langsung kepada individu/pasien dan keluarga/masyarakat yang mengalami masalah dengan kebutuhan rasa aman. Selain itu, berikut merupakan tugas pokok perawat pelaksana yaitu:

  • Memelihara kebersihan ruang rawat dan lingkungannya

  • Menerima pasien baru sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku

  • Memelihara peralatan keperawatan dan medis agar selalu dalam keadaan siap pakai

  • Melakukan pengakajian keperawatan dan menentukan diagnosa keperawatan

  • Menyusun rencana keperawatan sesuai dengan kemampuannya.

  • Melakukan tindakan keperawatan kepada pasien sesuai kebutuhan dan batas kemampuannya, antara lain:

  • Melaksanakan tindakan pengobatan sesuai program pengobatan

  • Memberi penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarganya mengenai penyakitnya.

  • Melatih/ membantu pasien untuk latihan gerak.

  • Melakukan tindakan darurat kepda pasien (antara lain: panas tinggi, kolaps, perdarahan, keracunan, henti napas dan henti jantung) sesuai dengan protab yang berlaku. Selanjutnya segera melaporkan tindakan yang telah dilakukan kepada dokter ruang rawat/ dokter jaga.

  • Melaksanakan evaluasi tindakan keperawatan sesuai batas kemampuannya.

  • Mengobservasi kondisi pasien, selanjutnya melakukan tindakan yang tepat berdasarkan hasil observasi tersebut sesuai batas kemampuannya.

  • Berperan serta dengan anggota tim kesehatan dalam membahas kasus dan upaya meningkatkan mutu asuhan keperawatan.

  • Melaksanakan tugas pagi, sore, malam dan libur secara bergilir sesuai jadwal dinas.

  • Mengikuti pertemuan berkala yang diadakan oleh kepala ruang rawat

  • Melaksanakan sistem pencatatan dan pelaporan asuhan keperawatan yang tepat dan benar sesuai standar asuhan keperawatan

  • Melaksanakan serah terima tugas kepada petugas pengganti secara lisan maupun tulisan pada saat pengganti dinas.

 
REFERENSI

Ayala, E., & Carnero, A.M. (2013). Determinants of Burnout in Acute and Critical Care Military

Nursing Personnel: A Cross –Sectional Study from Peru. Open Access Freely. Volume 8 Issue 1.

Kemenkes RI. (2013). Tenaga Kesehatan: Profesional dalam Tugas, Melayani dengan Hati.



Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page