top of page

Pengelolaan burnout tenaga kesehatan on-demand selama musim sibuk Natal

  • Gambar penulis: Elizabeth Santoso
    Elizabeth Santoso
  • 29 Des 2025
  • 2 menit membaca

Musim Natal sering membawa peningkatan volume pasien, permintaan mendadak, serta tekanan operasional yang signifikan bagi fasilitas kesehatan. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh staf tetap tetapi juga oleh tenaga kesehatan on-demand yang sering ditugaskan untuk mengisi kekosongan jadwal atau menangani lonjakan kebutuhan. Oleh karena itu, pengelolaan burnout menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan agar tenaga on-demand tetap produktif, termotivasi, dan mampu memberikan layanan berkualitas. Strategi pengelolaan burnout mencakup manajemen beban kerja, dukungan psikologis, komunikasi yang jelas, serta pengaturan jadwal yang adil.


Salah satu langkah utama adalah memastikan tenaga on-demand tidak menerima beban tugas berlebihan. Meskipun mereka hadir untuk memenuhi kebutuhan mendesak, pengaturan shift tetap harus memperhatikan batasan fisik dan mental. Koordinasi yang baik antara penyedia tenaga dan fasilitas kesehatan dapat membantu menyeimbangkan kebutuhan lapangan dengan kapasitas tenaga. Selain itu, memastikan mereka mendapat briefing yang tepat juga penting untuk mengurangi tekanan akibat ketidakjelasan peran.


Dukungan emosional dan psikologis juga berperan besar. Banyak tenaga on-demand bekerja di lingkungan baru dengan tim yang belum familiar, sehingga tingkat stres dapat meningkat. Memberikan akses ke konseling singkat, ruang istirahat yang memadai, atau bahkan sekadar budaya saling mendukung dapat membantu mengurangi risiko burnout. Komunikasi terbuka antara supervisor dan tenaga on-demand memungkinkan potensi masalah diidentifikasi lebih cepat sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan.


Pelatihan singkat tentang manajemen stres juga bermanfaat, terutama saat fasilitas menghadapi peningkatan pasien karena cuaca, kecelakaan liburan, atau aktivitas musiman. Dengan memberikan alat dan strategi untuk mengelola tekanan, tenaga on-demand dapat mempertahankan ketahanan mental mereka.


Akhirnya, pengakuan dan apresiasi terhadap kontribusi tenaga on-demand selama musim sibuk dapat meningkatkan motivasi. Menghargai kinerja mereka menunjukkan bahwa keberadaan mereka dianggap penting. Upaya kolektif ini berkontribusi pada pelayanan kesehatan yang lebih stabil selama musim Natal.


Komentar


bottom of page