top of page

Menjangkau Terpencil: Peran Tenaga Kesehatan On-Demand untuk Pekerja Tambang dan Sawit

  • Gambar penulis: Elizabeth Santoso
    Elizabeth Santoso
  • 16 Jul
  • 2 menit membaca

Pekerja tambang dan perkebunan kelapa sawit di daerah terpencil menghadapi tantangan kesehatan yang unik dan kompleks. Lingkungan kerja yang keras, jam kerja panjang, serta keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan sering membuat kondisi kesehatan mereka terabaikan. Di sinilah hadirnya tenaga kesehatan on-demand menjadi solusi inovatif untuk menjembatani kesenjangan layanan kesehatan dasar bagi komunitas ini. 


Tenaga kesehatan on-demand adalah dokter, perawat, bidan, atau tenaga medis profesional yang dapat diakses secara fleksibel melalui platform digital. Dalam konteks perkebunan sawit dan tambang terpencil, layanan ini dapat mencakup kunjungan berkala langsung ke lokasi kerja, konsultasi video call, hingga pemantauan kesehatan jarak jauh melalui aplikasi. 


Pekerja di sektor ini rentan terhadap berbagai masalah kesehatan: gangguan otot dan tulang akibat kerja fisik berat, penyakit kulit karena paparan sinar matahari dan zat kimia, hingga penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang sering luput terdeteksi karena jarak ke puskesmas atau rumah sakit terlalu jauh. Dengan tenaga kesehatan on-demand, pekerja dapat menjalani pemeriksaan rutin di lokasi kerja tanpa harus cuti panjang dan melakukan perjalanan jauh. 


Selain pemeriksaan fisik, layanan ini juga menyediakan edukasi kesehatan preventif, misalnya tentang pentingnya hidrasi, nutrisi seimbang, dan penggunaan alat pelindung diri. Bagi para mandor dan pengelola, tenaga kesehatan on-demand juga dapat membantu menyusun program keselamatan kerja dan surveilans kesehatan rutin. 


Keunggulan utama pendekatan ini terletak pada fleksibilitas dan adaptasi terhadap kondisi lapangan. Layanan dapat disesuaikan dengan jadwal kerja shift dan kondisi geografis. Selain itu, melalui aplikasi atau chatbot kesehatan, pekerja dapat melaporkan keluhan secara langsung dan cepat mendapat respons, meskipun mereka berada di lokasi yang jauh dari kota. 


Integrasi antara kunjungan langsung dan layanan daring juga memungkinkan pemantauan penyakit kronis dan tindak lanjut pengobatan lebih terstruktur. Misalnya, seorang pekerja dengan riwayat hipertensi dapat memeriksa tekanan darahnya secara rutin di lokasi kerja, lalu hasilnya dikonsultasikan secara daring dengan dokter. 


Namun, implementasi layanan ini memerlukan kolaborasi kuat antara perusahaan, penyedia platform kesehatan digital, dan pemerintah. Tantangan seperti jaringan internet yang terbatas, kurangnya literasi digital, serta biaya operasional harus diantisipasi dengan baik. Perusahaan juga perlu berkomitmen menyediakan waktu dan ruang khusus untuk pemeriksaan kesehatan di lokasi. 


Di masa depan, pemanfaatan teknologi seperti wearable devices dapat semakin mendukung pemantauan kesehatan real-time. Data kesehatan yang tercatat dengan baik juga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan perusahaan terkait keselamatan dan kesejahteraan karyawan. 


Dengan pendekatan tenaga kesehatan on-demand, para pekerja tambang dan perkebunan sawit di daerah terpencil tidak lagi merasa terisolasi dari layanan kesehatan. Ini bukan hanya investasi untuk kesehatan individu, tetapi juga untuk produktivitas dan keberlanjutan usaha di sektor vital ini.

bottom of page