Mengurangi Kunjungan IGD Melalui Tenaga Kesehatan On Demand
- Elizabeth Santoso
- 1 hari yang lalu
- 1 menit membaca
IGD dirancang untuk menangani kondisi yang mengancam nyawa, namun dalam praktiknya sering dipenuhi oleh pasien dengan keluhan ringan hingga sedang. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam akses layanan kesehatan primer yang cepat dan andal.
Ketika pasien kesulitan mendapatkan konsultasi atau kunjungan medis dalam waktu singkat, IGD menjadi pilihan paling aman meskipun tidak selalu paling tepat. Hal ini menyebabkan antrean panjang, tekanan pada tenaga medis darurat, dan potensi keterlambatan penanganan pasien dengan kondisi kritis.
Tenaga kesehatan on-demand berperan sebagai lapisan layanan yang menjembatani kebutuhan tersebut. Dengan menyediakan penanganan awal di rumah atau lokasi pasien, banyak kasus non darurat dapat diselesaikan tanpa harus ke IGD. Tenaga medis melakukan triase, terapi dasar, serta edukasi yang membantu pasien memahami kondisi mereka. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi kunjungan IGD, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam sistem kesehatan secara keseluruhan



Komentar