top of page

Evaluasi Kinerja Tenaga Kesehatan On-Demand Sepanjang Tahun 2025

  • Gambar penulis: Elizabeth Santoso
    Elizabeth Santoso
  • 11 jam yang lalu
  • 1 menit membaca

Evaluasi kinerja tenaga kesehatan on-demand sepanjang tahun 2025 menjadi langkah penting untuk memahami efektivitas model kerja fleksibel dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan. Dengan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan pola permintaan yang berubah-ubah, tenaga kesehatan on-demand berperan besar dalam menjaga kontinuitas pelayanan, mengisi kekosongan shift, dan mendukung penanganan kasus musiman. Evaluasi ini mencakup aspek produktivitas, kualitas layanan, adaptabilitas, dan kepuasan pasien serta fasilitas pengguna.


Selama 2025, banyak fasilitas kesehatan memanfaatkan tenaga on-demand untuk beragam kebutuhan seperti layanan home-care, vaksinasi, perawatan luka, farmasi, hingga kesiagaan acara besar. Dari sisi produktivitas, tenaga on-demand menunjukkan kemampuan bekerja secara efisien pada lingkungan dengan alur kerja berbeda-beda. Adaptasi cepat terhadap sistem baru, protokol klinis, dan kondisi lapangan menjadi salah satu keunggulan mereka.


Evaluasi kualitas layanan menunjukkan bahwa tenaga on-demand mampu memberikan standar pelayanan yang konsisten ketika mereka dibekali orientasi awal dan komunikasi yang jelas. Peran penting mereka terlihat pada periode lonjakan permintaan, terutama saat musim penyakit pernapasan, libur panjang, atau kegiatan masyarakat berskala besar. Kehadiran tenaga on-demand membantu mengurangi waktu tunggu, menghindari kelelahan staf tetap, dan menjaga mutu pelayanan.


Dari sisi kepuasan fasilitas pengguna, model on-demand dianggap memberikan fleksibilitas signifikan dalam pengaturan jadwal dan pengendalian biaya operasional. Banyak fasilitas menilai model ini sebagai solusi efektif untuk mengatasi ketidakpastian permintaan.


Namun, evaluasi juga menunjukkan perlunya peningkatan pada aspek konsistensi penugasan, pelatihan adaptif, serta sistem koordinasi antara penyedia tenaga dan fasilitas. Langkah perbaikan ini akan membantu meningkatkan keberlanjutan model kerja on-demand.


Secara keseluruhan, kinerja tenaga kesehatan on-demand sepanjang 2025 menunjukkan kontribusi yang kuat dalam mendukung ketahanan operasional fasilitas kesehatan. Dengan peningkatan strategi pelatihan, komunikasi, dan manajemen penugasan, model ini berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam sistem pelayanan kesehatan modern.


Komentar


bottom of page